![]() |
| Penyerahan piala dari Panitia Youth Education Festival 2025 kepada Bettira Radianti pemenang Juara III lomba Esai |
Youth Education Festival 2025 digelar selama tiga hari, 27–29 Desember 2025, bertempat di Kampus STAI Al Hidayah Tasikmalaya. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMA/MA sederajat dan mahasiswa dari berbagai daerah di wilayah Priangan Timur, dengan mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Pendidikan Melalui Budaya, Minat dan Bakat Sebagai Wadah Inkubasi Generasi Berprestasi.”
Pada ajang tersebut, MA Persis Sukasari mengirimkan 12 orang santri untuk mengikuti lima mata lomba, yakni Futsal, Puisi, Esai Ilmiah, Kaligrafi, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan Tahfizh Al-Qur’an. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membina prestasi santri secara berkelanjutan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Prestasi membanggakan diraih melalui Mata Lomba Esai Ilmiah oleh Bettira Radianti, santri kelas XII MA Persis Sukasari, yang berhasil menempati peringkat ketiga. Karya esai yang ditampilkan dinilai memiliki orisinalitas gagasan, kedalaman analisis, serta relevansi yang kuat dengan isu pendidikan dan budaya.
Mudir ‘Am Pesantren Persatuan Islam, Ust. Dede Daud, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan santri merupakan buah dari kerja keras dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para santri yang telah berjuang membawa nama baik MA Persis Sukasari. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri pesantren mampu bersaing secara sehat dan berprestasi di tingkat regional,” ujar Ust. Dede Daud, M.Pd., Senin (29/12/2025).
Ia menambahkan bahwa partisipasi santri dalam ajang kompetisi seperti Youth Education Festival merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter, kemandirian, dan kepercayaan diri santri.
![]() |
| Muhammad Rijal al-Qowwie, Peserta dari MA Persis Sukasari sedang membacakan puisi |
Sementara itu, Mudir/Kepala MA Persis Sukasari juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian lomba. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil dari keberanian santri untuk mencoba dan berproses.
“Kami sangat mengapresiasi usaha dan semangat para santri. Semoga pengalaman mengikuti Youth Education Festival ini menjadi pembelajaran berharga dan motivasi untuk terus berusaha serta meningkatkan prestasi di masa depan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi bukan semata-mata untuk meraih juara, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran nyata dalam melatih mental, kedisiplinan, dan sportivitas santri.
Adapun santri MA Persis Sukasari yang mengikuti Youth Education Festival 2025 di antaranya Rizki Muttaqi Habibi, Ramdani Setiawan, Muhammad Rijal Al-Qowie, Rifal Latiful Hayat, Mohamad Raihan Al-Farizi, Abror Fajar Darussalam, Bettira Radianti, Vinka Zahrani Fahrani, Zahra Afra Gholiyah, Khanza Ummu Syuhada, Desi Ariska Kurniasari, dan Nazwa.
Keikutsertaan dan prestasi MA Persis Sukasari dalam Youth Education Festival 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, dan berkontribusi positif dalam dunia pendidikan, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan yang menjadi landasan pembinaan di MA Persis Sukasari.

